Inne's Blog

MEREBUT KEMBALI KEJAYAAN ISLAM

Di usia 122 Tahun, Rajin ke Masjid untuk Sholat Subuh Maret 14, 2009

Filed under: Cerita tokoh — adeinne @ 11:02 am
Tags: ,
       
 
Usianya sudah 122 tahun. Meski demikian, ingatan masih kuat dan tetap rajin shalat subuh di masjid  Hidayatullah.com–Muhammad Ahmad Drede adalah seorang pria Palestina berusia 122 tahun. Di kartu identitasnya Muhammad Ahmadtertulis 1887 sebagai tahun kelahirannya. Ini berarti ia sudah mengalami lebih banyak peristiwa dibandingkan orang Palestina lainnya. Dan yang lebih menakjubkan ia masih mempunyai ingatan yang kuat.
Tidak ada catatan yang jelas mengenai hari dan bulan ia dilahirkan. Dan sepertinya, setelah melewati usia 100 tahun, setiap hari seakan berarti perayaan.

Keluarga Drede mengatakan bahwa mereka berusaha untuk bisa memasukkan nama kakek mereka di buku Guinness Book of World Records.

Drede mempunyai 120 anak dan cucu dan ingatannya masih baik meskipun ia sudah hidup dalam waktu yang panjang. Ia melewati masa kekaisaran Ottoman, Perang Dunia I dan II, revolusi 1936 dan peristiwa penting lainnya.

Ia tidak tersinggung disebut sebagai ‘orang tua’. Pria yang selama hidupnya senantiasa aktif ini, menikah satu kali dan anak-anaknya masih tinggal di sekitarnya. Setiap hari ia bangun awal untuk melaksanakan shalat subuh. Ia mengkonsumsi makanan dari hasil pertaniannya sendiri berupa minyak zaitun, thyme dan susu, serta makanan pokok lainnya yang berasal dari pertanian setempat.

Tempat tinggalnya sejak ratusan tahun lalu adalah di kota tua Beit Lid. Rumahnya hanya berjarak 250 meter dari masjid dan ia biasa pergi ke sana dengan berjalan kaki untuk shalat subuh. Subhiya, putri tertuanya yang berusia 58 tahun, merawat ayahnya dengan baik.

“Ayah selalu tidur awal setelah menunaikan shalat isya. Beliau sering dikunjungi oleh cucu-cucu dan kerabatnya untuk berbagi cerita tentang masa lampau,” kata Subhiya tentang ayahnya.

Drede menghabiskan sebagian waktu hidupnya dengan beternak sapi kecil-kecilan. Dia dulu juga mengajar dan pensiun pada tahun 1988. Ia terus menjadi petani dan berhenti pada tahun 1995. [pnn/dija/www.hidayatullah.com]

Photo: english.pnn.ps

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s