Inne's Blog

MEREBUT KEMBALI KEJAYAAN ISLAM

Salman Khan Academy Januari 22, 2012

Filed under: Uncategorized — adeinne @ 8:08 am
Tags:

Foto Fitriana Nugraha Al-Fatih
“Apakah Anda sudah pernah membuka Khan Academy?”

Anda akan menemukan hal luar biasa yang telah dilakukan oleh sosok Salman Khan.

Ya, namanya Salman Khan!

Ia mendirikan Akademi Khan (http://khanacademy.org/) bertujuan menggunakan teknologi informasi bagi mendidik dunia. Pria kelahiran New Orleans, Louisiana, AS, dengan orang tua imigran India dan Bangladesh, ini hanyalah mengawali Khan Academy untuk membantu keponakannya belajar matematika dengan menggunakan Yahoo! notepad pada tahun 2004. Lalu berkembang hingga seperti hari ini. Kini di bagian kanan situs internetnya, Salman Khan sudah berani menarok ikon donasi, dapat diklik bagi pengunjung yang mau menyumbang bagi upaya mulia itu.

Seperti entrepreneur hebat lainnya, Khan terjun di dunia pendidikan tanpa sengaja. Dia lahir dan besar di New Orleans. Khan putra imigran berdarah Bangladesh dan India. Di bangku kuliah, Khan adalah bintang. Dia punya tiga gelar dari universitas ternama di Amerika Serikat: MBA dari Harvard, bachelor of science bidang matematika dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), serta bachelor dan master dari MIT untuk bidang kelistrikan. Dia sempat menjadi presiden kelas di MIT. (lagi…)

 

Romantisnya Rasulullah dengan Istrinya Desember 27, 2011

Filed under: baiti jannati,Muhammad teladan ku — adeinne @ 2:53 am
Tags:

 

.

Senin, 26 Desember 2011

RASULULLAH Shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah sosok manusia yang sempurna. Di medan perang beliau adalah seorang jenderal profesional yang menguasai taktik dan strategi bertempur. Di tengah masyarakat, beliau adalah teman, sahabat, guru, dan sosok pemimpin yang menyenangkan. Di rumah, beliau adalah seorang kepala rumah tangga yang bisa mendatangkan rasa aman, kasih sayang, sekaligus kebahagiaan.
(lagi…)

 

Mendurhakai Anak Desember 24, 2011

Filed under: Tarbiatul'aulad — adeinne @ 6:33 am
Tags:

Jum’at, 23 Desember 2011

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

SEORANG laki-laki datang menghadap Umar bin Khaththab. Ia bermaksud mengadukan anaknya yang telah berbuat durhaka kepadanya dan melupakan hak-hak orangtua. Kemudian Umar mendatangkan anak tersebut dan memberitahukan pengaduan bapaknya. Anak itu bertanya kepada Umar bin Khaththab, “Wahai Amirul Mukminin, bukankah anak pun mempunyai hak-hak dari bapaknya?” . “Ya, tentu,” jawab Umar tegas. Anak itu bertanya lagi, “Apakah hak-hak anak itu, wahai Amirul Mukminin?”. “Memilihkan ibunya, memberikan nama yang baik, dan mengajarkan al-Qur’an kepadanya,” jawab Umar menunjukkan. (lagi…)

 

Percaya Diri Menjadi Ibu Rumah Tangga Desember 14, 2011

Filed under: baiti jannati — adeinne @ 3:44 am
 

Senin, 12 Desember 2011

“Dik, sebenarnya kalau saya tidak keluar dari tempat kerja, saya sudah jadi kepala personalia,” kata Lisa“Memangnya kenapa Mbak?” tanya Ratih. Mereka berdua kakak dan adik kelas di SMU yang  secara tak sengaja bertemu diacara untuk balita.

“Ini, semenjak Mas Bayu jadi pimpinan cabang, saya di suruh di rumah saja ngurus anak-anak. Katanya sih bagi-bagi tugas.”

“Kan enak Mbak, hanya ngurus anak! Pekerjaan rumah lainnya sudah ada pembantu yang mengerjakan. Kalau saya wah…, mulai bangun tidur sudah harus ngurus anak. Setelah mereka berangkat, pekerjaan rumah tangga lainnya sudah menunggu.

Pokoknya saya harus pandai-pandai mengatur waktu, bahkan kalau ada orang yang pesan kue saya buatkan. Maklumlah Mbak, penghasilan suami pas-pasan.”

“Kamu tahan di rumah terus, Ratih? Kalau Saya bosan! (lagi…)

 

Dicari! Lelaki Sekaligus Suami yang Sholeh II November 24, 2011

Filed under: baiti jannati,Muhammad teladan ku — adeinne @ 1:27 am
Tags:

Seri Kedua

Selasa, 22 November 2011

Oleh: Paridah Abas

Ketiga, RINGAN TANGAN

BERKACA kepada akhlaq Rasulullah shallallahu alaihi wassalam terhadap isteri-isterinya.Di antara yang telah dimuat kemarin, selain beriman dan bertaqwa, ciri suami yang sholeh adalah PERHATIAN dan PENYABAR. Selain itu masih ada ciri yang lain, yakni RINGAN TANGAN.

Ringan tangan, maksudnya suka membantu. Suami yang ringan tangan, ia kerap membantu istrinya. Inilah salah satu pria idaman para isteri. Maknanya adalah, suami yang tidak segan membantu urusan-urusan rumah-tangga dan tidak takut dicela sebagai suami yang takutkan isteri. Bukankah Rasulullah juga menghulurkan tangan bagi meringankan beban isterinya?

At-Tabari meriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu anha, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wassalam membantu kerja-kerja rumah, membantu isterinya seperti memotong daging, menyapu rumah malah membantu pembantunya melakukan tugas. Dalam riwayat lain dinyatakan bahwa baginda menjahit pakaiannya dan menampal kasutnya. (lagi…)

 

Dicari, Lelaki Sekaligus Suami yang Sholeh! November 24, 2011

Filed under: baiti jannati,Muhammad teladan ku — adeinne @ 1:22 am
Tags:

Seri Pertama

Senin, 21 November 2011

oleh: Paridah Abas

SEBAGIAN besar wanita yang belum berumah-tangga merasa wajib menjadi baik, antara lain disebabkan keinginan mendapatkan suami yang baik dan sholeh pula, berdasarkan inti ayat yang terkandung di dalam surah An-Nur, ayat 26.

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”

Memang ini bukan motivasi utama bagi sebagaian orang namun sedikit banyak mempengaruhi hati wanita yang baik. Dari sisi lain, menjadi baik dan sholehah adalah kewajipan dan keutamaan yang tersendiri.

Namun bagaimana dengan kaum lelaki? Ditinjau dari sudut bacaan dan tulisan, kebanyakannya menumpukan kepada amal-amal sholeh yang harus dilaksanakan dan lebih memfokuskan serta mengarahkan kepada prestasi yang harus diraih dari sudut duniawi, maupun ukhrawi. Maka lahirlah lelaki-lelaki tangguh yang sholeh tetapi sebahagian kering rasa, tidak atau kurang mahir menunjukkan rasa sayang. Slogan mereka adalah “Sayang, kami bermaksud menyelamatkanmu dari neraka.” Sedangkan di saat yang sama, mereka sendiri tidak faham bagaimana sayang didefinisikan oleh wanita. Mereka juga tidak faham bagaimana usaha menyelamatkan itu seharusnya difahami dan diterima dengan rela dan cinta. (lagi…)

 

Facebook Status Anak Kita November 24, 2011

Filed under: Tarbiatul'aulad — adeinne @ 12:59 am
Tags:

 

Rabu, 23 November 2011

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

SEKALI waktu, tengoklah status Facebook anakmu. Jelajahilah alam pikirannya. Pahamilah apa yang sedang terjadi padanya. Dan bersiap-siaplah untuk terkejut disebabkan apa yang berharga bagi hidupnya, membanggakan dirinya, menyenangkan hatinya dan menjadi keinginannya justru perkara yang kita membencinya. Mereka sangat berhasrat justru terhadap apa-apa yang kita ajarkan kepada mereka untuk menjauhi. Astaghfirullahal ‘adzim.

Sekali saat, periksalah status Facebook anak-anakmu. Ketahuilah apa yang sedang berkecamuk dalam dirinya. Rasakan apa yang menjadi keinginan kuatnya. Rasakan pula yang membuatnya terkagum-kagum. Dan bersiap-siaplah untuk terperangah jika anak-anak itu lebih fasih mengucapkan kalimat-kalimat yang tak berharga, ucapan yang tak bernilai, pembicaraan yang mendekatkan kepada maksiat, dan bahkan ada yang mendekati kekufuran. Mereka berbicara kepada kita dengan bahasa yang kita inginkan, tetapi mereka membuka dirinya kepada manusia di seluruh dunia dengan perkataan-perkataan ingkar. Mereka menyiarkan keburukan dirinya sendiri, tetapi mereka tidak menyadarinya. Astaghfirullahal ‘adzim. (lagi…)

 

Aleppo, Kota Para Khalifah Umayyah Mei 13, 2011

Filed under: Dunia Islam — adeinne @ 11:50 pm
Tags: ,

ttp://arts-wallpapers.com Aleppo, Kota Para Khalifah Umayyah

Masjid Ar-Rahman di kota Aleppo, Suriah.
Jumat, 13 Mei 2011 16:34 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Aleppo adalah kota terbesar di Suriah dan termasuk yang paling padat penduduknya. Nama kuno Aleppo adalah Halb, yang berarti besi atau tembaga. Halb mengacu pada bahasa Amori, karena tembaga merupakan sumber utama logam kawasan ini pada zaman kuno. Halaba dalam bahasa Aram berarti putih, mengacu pada warna tanah dan marmer yang melimpah di daerah tersebut.

Selama berabad-abad, Aleppo (Halb) menjadi kota terbesar di Suriah, terbesar ketiga Dinasti Utsmaniyah setelah Konstantinopel dan Kairo. Walau dekat dengan Damaskus dalam hal jarak, namun Aleppo sangat berbeda dalam hal identitas, arsitektur dan budaya. Semuanya ditandai dengan sejarah dan geografi yang berbeda.

Aleppo merupakan salah satu kota tertua di dunia yang terus-menerus dihuni hingga kini. Kota ini ditinggali kira-kira sejak enam milenium sebelum Masehi. Penggalian arkeologis di Tell Qaramel—sekitar 25 kilometer sebelah utara Aleppo—menunjukkan kawasan ini telah dihuni sejak 11 milenium sebelum Masehi, yang menjadikannya sebagai salah satu pemukiman manusia tertua yang diketahui di dunia.

Peran vital Aleppo dalam sejarah adalah karena lokasinya yang berada di ujung lintasan Jalur Sutra (Silk Road), yang menghubungkan Asia Tengah dan Mesopotamia. Ketika Terusan Suez diresmikan pada 1869, jalur perdagangan pun diarahkan melalui laut. Dan Aleppo secara perlahan mulai kehilangan pamor. (lagi…)

 

Mereka, Yang Bisa Mengantarkan Kita ke Syurga! Mei 8, 2011

Filed under: Tarbiatul'aulad — adeinne @ 9:31 pm
Tags:

Jum’at, 06 Mei 2011

SEBUAH berita kecil membuat para orangtua Indonesia kaget bukan kepalang. Seorang siswi kelas 1 SMK di Surabaya, diringkus anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya lantaran diduga telah menjual temannya untuk dijadikan pekerja seks (WTS). Bayangkan, remaja berusia 15 tahun itu telah berani menjadi mucikari  dengan memberikan iming-iming bayaran tinggi jika temannya mau menjadi anak buahnya di bisnis prostitusi.

Sebelumnya, berita cukup menyedihkan datang dari Komnas Perlindungan Anak dan BKKBN ( Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional )  yang melakukan penelitian tentang Perilaku Seksual Remaja SMP dan SMU tahun 2009. Hasilnya tak  kalah menyedihkan. “Tingkat keperawanan remaja Indonesia masih mengkhawatirkan”. (lagi…)

 

Mulianya Menjadi Ibu Rumah Tangga April 22, 2011

Filed under: baiti jannati — adeinne @ 1:09 am
Tags:

Kamis, 21 April 2011

Oleh: Shaifurrokhman Mahfudz, Lc. M.Sh

Ibu adalah sekolah
Jika engkau mempersiapkannya
Berarti engkau mempersiapkan generasi berketurunan baik

MENJADI ibu adalah kodrat setiap wanita, tetapi pilihan untuk menekuni diri sebagai ibu rumah tangga bukanlah tugas yang mudah. Di tengah kepungan budaya Barat dan penjajahan media, kaum wanita hari ini telah meninggalkan identitas mulianya sebagai ‘benteng ummat’. Sebagian mereka menyibukkan diri dengan urusan-urusan kecil yang remeh, pernak-pernik perhiasan dan persaingan gaya hidup modern yang menjauhkan mereka dari keutamaan individu dan sosial. Seorang ibu dengan tampilan ‘wah’ yang bergelut mengejar materi dan status sosialnya akan lebih disegani dibandingkan ibu rumah tangga sederhana yang waktunya lebih banyak dihabiskan untuk mengasuh dan mendidik anak-anaknya.

Hidup di zaman ini membutuhkan ketahanan yang luar biasa. Sebagai muslim, bekal ilmu dan keduniaan yang dikaruniai Allah Swt seharusnya meyakinkan mereka akan kebenaran petunjuk Allah yang menegaskan prinsip kesetaraan (gender equality), bahwa kaum ibu bermitra sejajar dengan kaum laki-laki, dalam posisi yang sangat istimewa. Yaitu sebagai pendidik generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan diri dan keluarganya. Mendidik diri dan keluarganya untuk selalu memahami dan mengikuti bimbingan Allah dan Rasul-Nya. Inilah investasi besar yang sering diremehkan oleh para ‘penikmat dunia’.
Pesan Istimewa untuk Para Wanita (lagi…)

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.